JF3 2026 Menghadirkan Program Future Fashion Designer

JF3 2026 akan kembali hadir dengan mengusung tema “Recrafted: Shaping the Future”. Sejalan dengan itu, JF3 pun akan menghadirkan berbagai inisiatif yang berkembang mengikuti kebutuhan industri fashion Indonesia. Berangkat dari kebutuhan itu, maka JF3 menghadirkan Future Fashion Designer (FFD).

Berlangsung dan bertahan selama dua dekade, JF3 tidak hanya sekedar presentasi karya di atas runway. Lebih dari itu, JF3 berkomitmen untuk membangun ekosistem yang mendukung lahirnya generasi baru pelaku industri fashion yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan. Di tengah berkembangnya industri fashion Indonesia, kreativitas tetap menjadi fondasi yang penting yang didukung dengan desainer yang mampu menerjemahkan ide menjadi karya nyata melalui kemampuan teknis, pemahaman proses, pengambilan keputusan, serta kualitas eksekusi yang baik. 

JF3 2026 pun menghadirkan FFD sebagai sebuah program yang dirancang untuk menguji sekaligus mengembangkan kemampuan desainer muda melalui pengalaman yang menyerupai situasi industri sesungguhnya. Program FFD pun menjadi salah satu langkah nyata JF3 dalam mempersiapkan generasi penerus fashion Indonesia. Tidak hanya sebagai kreator, tetapi juga sebagai profesional yang memiliki kedisiplinan, daya tahan, kemampuan teknis, dan kesiapan untuk berkembang di industri.

JF3 2026 Hadirkan Future Fashion Designer"FFD bukan sekadar kompetisi desain. Program ini kami rancang untuk menguji bagaimana sebuah ide dapat diwujudkan menjadi karya yang nyata. Untuk memajukan industri fashion Indonesia, kita membutuhkan desainer yang tidak hanya mampu menciptakan konsep, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengeksekusinya dengan baik. Kemampuan tersebut hanya dapat dibangun melalui pengalaman, tantangan, dan proses yang nyata," ujar Thresia Mareta selaku Advisor JF3.

Bekerja sama dengan Susan Budihardjo Fashion Forward Institute, FFD ditujukan bagi lulusan sekolah fashion dari berbagai daerah di Indonesia. Dari puluhan pendaftar yang mengikuti proses seleksi, delapan peserta terbaik terpilih untuk mengikuti program intensif yang telah berlangsung pada 12–26 Mei 2026 lalu. Setiap peserta ditantang menyelesaikan lima koleksi berdasarkan lima brief yang berbeda. Setiap peserta pun harus melalui seluruh prosesnya, mulai dari riset konsep, pemilihan material, penyusunan anggaran, pembuatan pola, proses produksi, styling, hingga presentasi di hadapan panel juri. 

FFD menghadirkan lima tantangan berbeda, yaitu Prototype, The Curve, Re'Heritage, Multifunction, dan Opposite. Masing-masing dirancang untuk menguji aspek yang berbeda, mulai dari eksplorasi identitas desain, interpretasi budaya, inovasi, kemampuan beradaptasi, hingga penyelesaian masalah secara kreatif. Penilaian tidak hanya berfokus pada kreativitas, tetapi juga mencakup kualitas produksi, kemampuan presentasi, pengelolaan proses kerja, serta konsistensi dalam menjawab setiap tantangan. 

JF3 2026 Hadirkan Future Fashion DesignerSepanjang program, peserta memperoleh penilaian dan masukan langsung dari 12 profesional yang mewakili berbagai bidang dalam industri fashion, mulai dari desainer, pemilik brand, pendidik, jurnalis, stylist, show director, hingga praktisi branding. Panel juri terdiri dari Thresia Mareta, Susan Budihardjo, Rinaldy A. Yunardi, Hian Tjen, Caren Delano, Sofie, Yongki Komaladi, Sarie Febriane, Didi Budiardjo, Richard Hartono, Ary Juwono dan Djafar.

Dari delapan peserta yang mengikuti program sejak awal, lima desainer berhasil mencapai tahap final dan mempresentasikan koleksi akhir mereka melalui trunk show di hadapan panel juri. Kelima finalis tersebut adalah Arron Bryan, Agatha Lievia, Azzahra Najmanisa, Nabila Karimah, dan Tashannie Abigail Loekman. Setelah melalui lima tantangan dan proses penjurian, Arron Bryan, desainer muda asal Jayapura, Papua, berhasil meraih gelar Future Fashion Designer 2026.

Koleksi dari Arron Bryan merupakan hasil eksplorasi budaya Papua yang diterjemahkan ke dalam pendekatan kontemporer. Sebagai pemenang, Arron memperoleh hadiah sebesar 50 juta rupiah. Selain itu, seluruh finalis juga mendapatkan kesempatan untuk menampilkan karya mereka di runway JF3 Fashion Festival 2026, berdampingan dengan desainer Indonesia maupun internasional.

Future Fashion Designer 2026 merupakan kerja sama antara JF3 dan Susan Budihardjo Fashion Forward Institute dengan dukungan dari Summarecon, Indo Hose, Rinaldy A.Yunardi, Yen's Kreatif dan Ideku Digital Printing.