F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026 

Kegiatan bertajuk ‘F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026’ untuk pertama kalinya digelar di Indonesia. kegiatan ini membahas cara dan langkah brand di masa kini yang perlu memenangkan perhatian konsumen sejak tahap awal eksplorasi hingga keputusan pembelian.

Sebelum memesan produk makanan dan minuman secara online, konsumen Indonesia kini lebih banyak menjelajah berbagai pilihan daripada langsung melakukan pencarian. Data GrabAds menunjukkan 79% pesanan GrabFood diawali dengan eksplorasi berbagai pilihan, sehingga brand F&B kini perlu memenangkan perhatian konsumen sejak tahap awal eksplorasi hingga keputusan pembelian. Hal ini menjadi salah satu fokus pembahasan dalam 'F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026' agar dapat memengaruhi cara brand melakukan strategi pemasaran untuk mendorong pertumbuhan bisnis.

'F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026' menghadirkan berbagai perspektif. Mulai dari consumer insights, pengukuran marketing beyond short-term ROAS, perilaku konsumen di GrabFood dan GrabMart, hingga bagaimana first-party insights dapat diterjemahkan menjadi strategi marketing. GrabAds sendiri adalah lini bisnis Grab di bidang periklanan digital.

“Berdasarkan temuan data GrabAds, perjalanan konsumen  kini semakin dinamis, dan keputusan untuk membeli tidak selalu terjadi secara instan. Di GrabFood, sebagian besar pesanan dimulai dari browsing, menunjukkan bahwa konsumen masih mengeksplorasi dan mempertimbangkan pilihan sebelum menentukan brand yang ingin mereka beli. Bagi brand, ini menjadi peluang untuk hadir lebih awal dalam journey tersebut. Melalui 'F&B Forward: GrabAds Marketing Summit', kami mengajak para pelaku marketing dan business leaders untuk menghubungkan brand building dengan conversion secara lebih utuh, dari membangun Top of Mind hingga memenangkan Top of Cart,” ungkap Roy Nugroho, Director of Commercial Grab Indonesia.

Anthony Isaakidis 'F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026'Lebih lanjut, data Grab menunjukkan bahwa menjadi brand yang dicari belum tentu berarti menjadi brand yang dibeli. Pada sejumlah brand besar di GrabFood, hanya sekitar 29-42% pencarian berdasarkan nama brand yang berakhir menjadi pesanan. Bahkan, di antara konsumen yang tetap melakukan pemesanan dalam sesi tersebut, sepertiganya akhirnya memilih brand lain. Temuan ini menunjukkan pentingnya bagi brand untuk memenangkan kedua tahap dalam consumer journey. 'Top of Mind' berkaitan dengan kemampuan brand membangun awareness dan consideration sebelum purchase intent terbentuk, sementara 'Top of Cart' berkaitan dengan kemampuan mempertahankan preferensi konsumen hingga brand akhirnya dipilih dan masuk ke dalam transaksi.

GrabAds pun memiliki peranan untuk membantu brand dalam memahami consumer moments melalui first-party consumer insights dan menerjemahkannya ke berbagai touchpoints yang relevan. Baik melalui iklan dalam aplikasi Grab maupun beyond the app, seperti iklan di armada Grab hingga product sampling. Dengan pendekatan full-funnel, brand dapat membangun awareness dan consideration sebelum purchase intent terbentuk, sehingga tetap relevan saat konsumen mulai mengeksplorasi pilihan, hingga mendorong conversion ketika mereka siap membeli. Data menunjukkan konsumen yang terpapar iklan GrabAds di GrabFood tercatat hingga 61% lebih mungkin mencari brand yang sama di bulan itu.

Pendekatan full-funnel tersebut juga semakin banyak digunakan oleh brand F&B di Indonesia. Salah satunya adalah kolaborasi antara CHAGEE  dan Grab. Tahun ini, CHAGEE menjalankan berbagai kampanye kreatif bersama Grab, mulai dari kolaborasi merchandise berupa mini jaket Grab untuk setiap pembelian CHAGEE di GrabFood hingga pemanfaatan GrabAds untuk membangun awareness dan mendorong conversion. Tak hanya itu, kampanye itu juga menjadi pembicaraan di media sosial hingga komunitas-komunitas kreatif, menunjukkan bagaimana kolaborasi keduanya sukses menggerakkan strategi full-funnel secara efektif, dari membangun buzz dan awareness secara organik hingga mendorong aksi pembelian secara efektif. 

Sementara itu, kampanye “OREO Berbagi Seru” dari Mondelez Indonesia bersama GrabAds memanfaatkan momentum berbagi selama Ramadan untuk menghadirkan pengalaman gifting yang lebih mudah, seru, dan personal. OREO hadirkan hampers Ramadan dengan QR code yang memungkinkan konsumen membuat pesan personal, memilih avatar, hingga menyertakan Augmented Reality (AR) greeting atau pesan digital interaktif. Kampanye ini dipromosikan melalui GrabAds dan terhubung langsung dengan GrabMart, sehingga konsumen tidak hanya dapat membeli hampers untuk keluarga atau kerabat, tetapi juga diajak untuk berbagi dengan mengirimkannya langsung ke 13 panti asuhan mitra Grab di Jabodetabek. Inisiatif ini bahkan mendorong partisipasi dari mitra pengemudi Grab untuk turut membeli dan membagikan hampers sebagai aksi berbagi mereka sendiri, kemudian menceritakan pengalaman tersebut melalui kanal digital masing-masing. 

'F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026' pun menjadi ruang bagi para marketers dan business leaders di industri F&B untuk memahami bagaimana perubahan dalam perjalanan konsumen dapat membuka peluang baru bagi brand. Melalui first-party consumer insights dan berbagai touchpoints dalam ekosistem Grab, GrabAds membantu brand memahami momen yang relevan di sepanjang consumer journey. Mulai dari membangun awareness dan ketertarikan terhadap brand, hingga mendorong pembelian.