71st Omakase merupakan tempat makan yang berlokasi di kawasan Jakarta Selatan. Restoran ini akan memberikan pengalaman baru yang penuh akan cita rasa bagi setiap pengunjungnya. 71st Omakase tak hanya menghadirkan makan malam tapi juga memberikan perjalanan multiindera yang menyeluruh berlandaskan keberlanjutan, seni, dan kesempurnaan.
Restoran ini menawarkan menu degustation yang dibuat menggunakan kekayaan bahan lokal dan musiman Indonesia yang kemudian diolah dengan teknik kuliner modern. Bahkan beberapa bahannya ditanam langsung di halaman belakang restoran. Tujuannya untuk memastikan filosofi farm-to-table yang autentik, sekaligus memanjakan rasa dan menjaga kesadaran lingkungan.
Konsep imajinatif 71st Omakase sendiri lahir dari tangan Fariz Setyadarma Priady selaku chef sekaligus pemilik restoran. Awalnya, ia berkecimpung di dunia perbankan di New York. Selanjutnya ia pun mencoba berkarya di dapur beberapa restoran ternama di kota tersebut. Koki otodidak ini memulai kariernya sebagai pencuci piring, hingga mengasah keterampilannya di restoran seperti Sushi Nakazawa yang dipimpin Daisuke Nakazawa (murid dari maestro sushi Jiro Ono) yang dikenal lewat film dokumenter Jiro Dreams of Sushi.
Pemilihan nama “71st” adalah penghormatan pada 71st Avenue di Queens, New York, tempat Priady tinggal di tahun-tahun awalnya di Amerika Serikat. “Ide 71st Omakase lahir di 71st Avenue, Queens, New York. Saya mulai mengundang para koki untuk berdiskusi dan bereksperimen, membuat food tasting dan merancang pengalaman bersantap yang baru. Mereka sering berkumpul di 71st Ave, dan angka itu menjadi simbol. Seventy First bukan sekadar alamat. Tetapi itu mewakili awal yang sederhana dan tekad yang tak tergoyahkan,” kenang Priady.
Ambiens ruang 71st Omakase pun dibuat dengan memadukan seni, alam, dan narasi. Sebuah keyakinan jika arsitektur dan desain menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman bersantap. Memiliki kapasitas hanya 32 tamu per sesi, ruang utama restoran mengusung estetika minimalis elegan, membiarkan hidangan dan alur cerita menjadi pusat perhatian. Desain restoran ini dibuat oleh Nabil Alamudi dari Design Studio N/A (DSNA) yang mengusung konsep keberlanjutan.