PT. Warisan Kopi Indonesia secara resmi membuka gerai perdananya yang bernama Warisan Kopi di kawasan Bojong Koneng, Babakan Madang, Sentul, Kabupaten Bogor. Grand opening dilangsungkan pada Selasa, 5 Mei 2026 yang menjadi sebuah babak baru industri kopi lokal Indonesia.
Lokasinya yang terasa menyatu dengan alam di tengah hutan pinus, Warisan Kopi mengusung tiga konsep sekaligus. Yaitu mengintegrasikan peningkatan kelas UMKM, pelestarian lingkungan, dan menawarkan destinasi yang mengikuti gaya hidup terkini berbasis kopi. Hadirnya Warisan Kopi ini pun diharapkan dapat menjadi sebuah gerakan untuk mengangkat martabat kopi Indonesia ke kancah dunia.
Acara grand opening dihadiri oleh Bupati Kabupaten Bogor Rudi Susmanto, Hendry Rom selaku perwakilan Komisi III DPR RI Sudin, Jenderal (Purn) TNI Dr. Moeldoko sebagai Komisaris Warisan Kopi, Hendri Long sebagai Founder Warisan Kopi, akademisi dari Universitas Terbuka, serta sejumlah tokoh dari berbagai bidang usaha. Grand opening itu pun ditandai dengan pemotongan tumpeng, pemotongan pita, dan juga penanaman pohon secara bersama.
“Warisan kopi hadir dengan mengusung tiga konsep sekaligus. Yang pertama mengajak pelaku UMKM untuk join di sini. UMKM yang tadinya hanya menjual 30-50 porsi sehari, setelah bergabung dengan kami bisa menjual sekitar 400-500 porsi. Yang tadinya mikro, bisa naik kelas menjadi kecil, yang kecil bisa menuju menengah, itulah kolaborasi yang sesungguhnya. Selanjutnya konsep sustainnable, pohon-pohon pinus yang ada di sini tidak ada yang ditebang, ini jadi sebuah koefisiensi. Dan yang ketiga, kami mendukung program pemerintah yang mencanangkan WFC (work from cafe). Warisan Kopi ini pun bisa jadi pilihan tempat kerja sesuai konsep masa kini yang menjawab semua kebutuhan,” ungkap Komisaris Warisan Kopi Jenderal (Purn) TNI Dr. Moeldoko saat acara grand launching.
Salah satu pilar utama Warisan Kopi adalah pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara konkret. Berbeda dari program kemitraan konvensional, Warisan Kopi mengintegrasikan langsung UMKM kuliner ke dalam ekosistem kafe. Di sini, pengunjung bisa menemukan UMKM yang menjual menu soto, bakso, hingga bubur. Seluruh UMKM yang bergabung telah menjalani proses kurasi ketat, muliputi higienitas produk dan cita rasa makanan.
Menempati lahan seluas 1,4 hektar yang dipenuhi pohon pinus alami, Warisan Kopi membangun fasilitasnya dengan koefisien dasar bangunan hanya 7,4% dari total luas lahan. Di lahan ini, tidak ada satu pun pohon yang ditebang dalam proses pembangunan. Sebaliknya, pohon-pohon pinus itu menjadi aksesori alam yang menjadi daya tarik utama Warisan Kopi.
Untuk lokasi Bojong Koneng, Sentul dipilih karena memiliki udara yang bagus, menawarkan pemandangan alam memukau, tidak jauh dari Jakarta, dan lokasi sekitar pun terdapat banyak perumahan. "Sentul kami pilih bukan tanpa alasan. Udaranya sejuk, suasananya tenang, dekat dengan kawasan perumahan, dan dikelilingi pohon pinus yang alami. Kami ingin Warisan Kopi menjadi tempat dimana orang bisa datang pagi-pagi jalan kaki, menikmati kopi sambil bekerja, atau sekadar melepas penat. Semuanya terjawab di satu tempat ini," ungkap Founder Warisan Kopi, Hendri Long.
Sebagai menu andalannya, terdapat minuman bernama Warisan Kopi yang memadukan biji kopi dengan krimer yang membedakannya dengan merek lain. Kopinya memiliki karakter tekstur kental yang khas saat dikocok, dihasilkan dari biji arabika pilihan yang dikombinasikan dengan krimer spesial buatan pabrik sendiri. Itu menjadi sebuah inovasi yang memastikan konsistensi rasa di setiap cangkir akan terasa istimewa. Selain itu, tersedia pula pilihan lainnya seperti Americano, Cappuccino, Warisan Cendol, Warisan Matcha, Warisan Matcha, Warisan Tea, hingga makanan pendamping seperti Warisan Sandwich, Roti Abon (Original dan Spicy), serta Portuguese Egg Tart.
Pilihan makanan dan minuman itu pun dibandrol dengan harga terjangkau, yakni mulai dari Rp 10.000,- hingga Rp 33.000,- per satuannya. Warisan Kopi beroperasi setiap hari, mulai dari jam 10.00-22.00 WIB. Untuk ke depannya, akan diperpanjang antara jam 08.00-22.00 WIB di hari kerja dan jam 07.00-24.00 WIB di akhir pekan. Pengunjung juga akan dimanja dengan hiburan live musik khusus di hari Jumat hingga Minggu.
Identitas merek Warisan Kopi diwakili oleh logo bergambar sosok wanita Indonesia berkonde dan menggunakan kebaya batik. Logo itu memiliki makna sebagai simbol keanggunan budaya Nusantara sekaligus tekad untuk menjadikan kopi Indonesia sebagai warisan yang dikenal dunia.