Cerita Kebersamaan di 186 Masjid Bersama Teh Celup Sosro

Teh Celup Sosro memiliki sebuah program bertajuk ‘Teh Celup Sosro Hidupkan Ramadanmu (THR) 2026’. Program ini hadir sebagai inisiatif berbagi sekaligus ruang yang menghadirkan kehangatan, empati, dan rasa kebersamaan yang semakin dibutuhkan, khususnya di momentun Ramadan dan Idul Fitri.

Program persembahan Teh Celup Sosro ini dilaksanakan di 186 masjid yang tersebar di 26 kota dan kabupaten di 6 provinsi di Indonesia. Menjangkau puluhan ribu masyarakat melalui 60.000 paket berbuka puasa, kegiatan yang dilangsungkan secara nasional ini berlangsung antara tanggal 21 Februari hingga 15 Maret 2026. Paket hidangan dengan secangkir teh hangat dalam setiap momentum berbuka pun menjadi simbol sederhana yang menguatkan, menghadirkan rasa tenang, kebersamaan, dan perhatian di tengah tekanan ekonomi yang dirasakan banyak keluarga.

Berkolaborasi dengan FoodBank of Indonesia (FOI), program ini menghubungkan berbagai elemen masyarakat. Yakni mulai dari relawan, pengurus masjid, hingga warga sekitar dalam satu semangat saling mendukung. Sebanyak 2.267 ibu relawan menjadi penggerak utama dalam keseluruhan rangkaian program untuk memastikan 60.000 paket berbuka puasa dapat tersalurkan dengan baik.

Selain hadir di Jawa Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, rangkaian program ‘Teh Celup Sosro Hidupkan Ramadanmu’ juga menjangkau Jakarta, Yogyakarta, dan Jawa Tengah dengan total 81 masjid. Perluasan ini memperkuat dampak program di tingkat lokal, terutama di wilayah dengan dinamika ekonomi yang beragam, sekaligus memperluas akses bagi masyarakat untuk merasakan kebersamaan Ramadan.

Teh Celup Sosro Hidupkan Ramadanmu (THR) 2026Pengalaman di berbagai daerah menunjukkan bahwa program ini tidak hanya membantu dari sisi pangan, tetapi juga menghadirkan ruang interaksi sosial yang mempererat hubungan antarwarga. Masjid dan mushola kembali menjadi titik temu yang menghidupkan kebersamaan. Pendekatan lokal dalam penyajian hidangan juga menjadi bagian penting dari program ini. Di Sumatera Utara dan Aceh, menu berbasis daging lembu disesuaikan dengan kebiasaan konsumsi masyarakat setempat. Sementara di wilayah Jawa, hidangan rumahan seperti ayam, tempe, tahu, dan sayur menjadi pilihan utama. Variasi takjil seperti kolak pisang, ubi, hingga buah-buahan dari kontribusi warga mencerminkan semangat kebersamaan yang tumbuh secara organik di setiap daerah.

“Di tengah meningkatnya kebutuhan hidup, kami melihat bahwa kehadiran kebersamaan menjadi semakin berarti. Melalui ‘Teh Celup Sosro Hidupkan Ramadanmu’, kami ingin menghadirkan moment sederhana, seperti berbuka bersama ditemani teh hangat yang bisa memberikan rasa tenang, kedekatan, dan semangat untuk saling menguatkan,” ujar Indi Raisa Girsang, Brand Manager Teh Celup Sosro.

Senada dengan hal tersebut, Wida Septarina, Ketua Yayasan Lumbung Pangan Indonesia, FoodBank of Indonesia, menambahkan bahwa kekuatan utama program ini terletak pada empati kolektif yang terbangun. “Yang paling terasa adalah bagaimana masyarakat saling mendukung di tengah situasi yang menantang. Ribuan relawan, khususnya ibu-ibu, menunjukkan bahwa empati bisa menjadi kekuatan besar. Program ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan, tetapi juga memperkuat solidaritas dan rasa kebersamaan di tingkat komunitas,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan program Teh Celup Sosro Hidupkan Ramadanmu 2026, Teh Celup Sosro berharap semangat gotong royong, empati, dan kebersamaan yang telah terbangun dapat terus berlanjut, serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk saling peduli dan mengambil bagian dalam mendukung sesama di tengah dinamika kehidupan saat ini.